< Browse > Home / TP-LINK / Blog article: SISTEM DIGITAL SHOPPING

| Mobile | RSS

SISTEM DIGITAL SHOPPING

28th May, 2009 | 2 Comments | Posted in TP-LINK

MEMBANTU MELAYANI RIBUAN TRANSAKSI DALAM  WAKTU SAMA

digital_shopingUntuk kalangan penggemar IT udah barang tentu istilah SISTEM DIGITAL SHOPPING udah tidak asing lagi.Tetapi apa sebenarnya arti dari digital shopping itu sendiri? Menurut arti bahasa yang dihimpun dari beberapa referensi yang ada Sistem Digital shopping adalah suatu sistem/cara yang fungsi utamanya digunakan untuk mengambil (capture), menampilkan (showing), menyimpan (saving), mengolah (processing), dan mewadahi interaksi dari suatu informasi atau data tertentu berdasarkan kode digital binary yang di optimalkan dalam transaksi belanja barang.Miniatur sistem ini akan dipraktekkan dalam Pameran Komputer COMPUVAGANZA di Jatim Expo 11-16 Juni 2009 yaitu pada Stand Citrajaya Computer yang di aplikasikan dalam koneksi INTRANET.Dan contohnya dapat dilihat secara online di ‘www.citrajaya.net/produk’ dan masih banyak lagi contoh-contoh digital shopping yang sekarang udah banyak berkembang dan program aplikasinya bisa didapat pada berbagai situs open source.
Dimana Pengunjung pameran nanti akan dengan mudah mencari dan memilih barang dengan search engine yang tersedia lengkap dengan info detail produk kemudian membelinya hanya dengan beberapa klik saja.Hal ini bisa dilakukan banyak transaksi dalam waktu yang sama.Adapun penjelasan dari sistem digital shopping secara umum adalah sebagai berikut:

Komponen utama dari Sistem Digital Shopping antara lain :
1) ELECTRONIC DATA INTERCHANGE (EDI)
Electronic Data Interchange (EDI) didefinisikan sebagai pertukaran data komputer antar berbagai bidang informasi terstruktur dalam format yang standar dan bisa diolah oleh computer.EDI meliputi
• DATA ELEMENT : merupakan potongan data seperti tanggal, harga atau nama organisasi.Setiap data element diidentifikasikan dengan nomor referensi tertentu yang berisi judul,keterangan, jenis, nomor, dan panjang minimum/maximum.
• DATA SEGMENT : dalam suatu baris data disebut dengan segment dan setiap item di dalam segmen mewakili satu elemen. Misalnya segmen baris pesanan pembelian terdiri atas nomor barang, keterangan, jumlah, unit pengukuran, dan harga barang. Setiap segmen memiliki satu identifier, satu data elemet delimiter, element diagrams, data segmen terminator dan notes.
• TRANSACTION SET : suatu transation set merupakan dokumen khusus seperti dokumen pesanan pembelian. Di dalam transaction set, ada 3 area utama: area header, area detail dan area summary.
• FUNCTIONAL GROUP : merupakan sekelompok transaction set yang sejenis. Transation set didalam functional group dikelompokkan berdasarkan functional identifier yang sama.
Untuk mengirimkan transaksi EDI pada konsumen, diperlukan 4 fungsi dasar : Mapping elemen dalam suatu database, Extraction atas data yang belum diidentifikasi dari database, Transalation atas data yang sudah diekstrak ke format EDI, dan Transmisi pesan dalam format EDI melalui media komunikasi.
Berikut ini adalah penjelasan singkat dari masing-masing fungsi tersebut :
MAPPING: Merupakan proses identifikasi elemen di dalam database yang diperlukan untuk membuat pesan dalam format EDI. Mapping adalah pekerjaan yang hanya satu kali dilakukan pada saat diperlukan transaksi EDI baru. Software EDI tidak bisa melaksanakan pekerjaan ini.
EXTRACTION: Merupakan proses pengumpulan data yang belum diidentifikasi dan menempatkannya ke dalam format tertentu. Secara umum, data extract dari database dan dijadikan dalam bentuk flat file. Struktur dari flat file biasanya ditentukan oleh pembuat translation software.
TRANSLATION: Untuk mengirimkan pesan keluar, ketika data yang diperlukan masih dalam bentuk flat file, pembentukan pesan EDI bisa dilakukan menggunakan software translasi atau formatting.Software translasi akan mengatur data menjadi struktur tertentu yang sesuai dengan kebutuhan transaksi EDI.
COMMUNICATION: pengiriman/transmisi atas pesan EDI dikendalikan oleh software komunikasi,yang akan mengatur dan memelihara: nomor telepon partner dagang, menjalankan automatic dialing dan up/downloading, juga membuat activity log. Setiap pesan EDI dibungkus dengan amplop khusus yang bertuliskan alamat tujuan, serta jenis transaksi EDI sebagai header dan error checking codes sebagai tambahan di bawahnya. Untuk keperluan penerimaan pesan EDI, proses tersebut tinggal dibalik.

2) DIGITAL CURRENCY
Digital currency dimaksudkan untuk memungkinkan user untuk memindahkan dananya secara elektronik dalam lingkungan kerja tertentu. Saat ini, digital currency dirancang untuk versi elektronik dari uang kertas, dimana memiliki atribut yang sama dengan media fisik sebenarnya baik secara anatomis maupun dari segi likuiditasnya.
Karakteristik digital currency adalah sebagai berikut:
- Mewakili suatu nilai moneter tertentu
- Bisa ditukarkan sebagai alat pembayaran untuk barang dan jasa, mata uang dan koin serta token lainnya.
- Bisa disimpan dan diambil lagi.
- Sulit diduplikasi atau dipalsukan.
Jenis-jenis digital currency antara lain:
a) ELECTRONIC CASH
Sistem electronic cash telah terintegrasi sepenuhnya dengan software web browser untuk memudahkan pembelian barang melalui internet. Sistem electronic cash bisa menunjukkan saldo terakhir pada user tertentu sesuai permintaan. Electronic cash pada umumnya memerlukan infrastruktur public key dan mekanisme enkripsi tertentu. Saat ini electronic cash belum sepopuler pengunaan smart card atau model pembayaran lainnya.
b) MICROPAYMENTS
Micropayments adalah pembayaran untuk item dengan nilai relative rendah, misalnya informasi atau hiburan on-line yang biayanya bervariasi antara 1 cent sampai 10 cent. Sedangkan Minipayment adalah pembayaran untuk item dengan nilai antara $ 0,25 sampai $ 10. Ada beberapa skema yang mampu menangani micropayments yaitu: Milicent, eCash, CyberCoin,Mondex, VisaCash dan NetBill.

3) ELECTRONIC CATALOGS
Electronic Catalogs (e-catalogs) telah berada pada aplikasi komersil yang dirancang untuk internet dan merupakan komponen utama dari sistem digital shopping. Sistem E-catalogs merupakan antar muka grafis(Graphical User Interface) yang umumnya berbentuk halaman WWW dimana menyediakan informasi tentang penawaran produk dan jasa.e-catalog umumnya mendukung digital shopping dan kemampuan pemesanan dan pembayaran barang. Suatu web site bisa juga merupakan suatu koleksi catalog, misalnya electronik mall merupakan suatu catalog atas catalog. Aplikasi e-catalog sebaiknya memiliki karakteristik seperti: bersifat interaktif, mampu diperbaharui secara dinamis, hypertextuality dan global presence.

4) INTRANET DAN EXTRANET
Umumnya intranet digambarkan hanya sebagai web server di dalam perusahaan (internal), padahal sebenarnya intranet hanyalah kumpulan web site yang dimiliki oleh suatu kelompok (bisaanya perusahaan) yang bisa diakses hanya oleh anggota kelompok tersebut. Sedangkan extranet merupakan area tertentu dari intranet yang bisa diakes oleh kelompok di luar anggota kelompok intranet, tapi dengan otorisasi tertentu.Fitur intranet standar dalam suatu organisasi memiliki 4 kemampuan dasar: e-mail, on line publishing, on line search dan application distribution. Sedangkan extranet memperluas fitur ini ke partner bisnis jika dimungkinkan.Keuntungan menggunalkan intranet di dalam suatu organisasi:
- Mempercepat proses bisnis
- Memfasilitasi pertukaran informasi
- Meningkatkan komunikasi dan kolaborasi.

picnetwork

PERTIMBANGAN SISTEM DIGITAL SHOPPING
Berikut ini hal-hal utama tentang apa yang dibutuhkan sebelum melangkah ke bisnis dengan menggunakan Sistem Digital Shopping sebagai berikut:
1)PENYIAPAN DAN PENYIMPANAN INFORMASI
Sistem penyimpanan Digital shoppingharus mampu menyimpan data dalam jumlah besar dengan berbagai format dan harus lebih efisien dan efektif untuk mengakses data tersebut.
2) JASA PENCARIAN INFORMASI
Kemampuan pencarian informasi secara on-line sangat penting untuk membantu para user mengakses data penting seperti informasi mengenai produk, jasa, konsumen, pemasok dan agen pemerintah. Jasa pencarian informasi yang dimaksud meliputi: electronic catalogs (e-catalogs) dan directories, information filters, search engine dan software agents.
ELECTRONIC CATALOGS: mengorganisasikan informasi berbasis content yang memungkinkan pemakai untuk melakukan browsing serta memilih dokumen yang diinginkan. Metode tersebut,walaupun mudah diimplementasikan, mengasumsikan bahwa dibuat berdasarkan skema organisasi pada umumnya yang mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan pemakai.
INFORMATION FILTERS disediakan untuk user agar dapat mengambil dokumen yang diinginkan.Filter ini bisa berada di sisi workstation user atau bisa juga disisi penyedia jasa. Pengambilan informasi dari sisi penyedia jasa akan meningkatkan jalur kepadatan jaringan, tapi akan lebih efisien untuk mengambil sebagian data yang diperlukan dari pada harus mengambil seluruh data lalu dipilih lagi. Software agent misalnya robots, wanderers, dan spiders bisa mentransfer dan mengalokasi informasi yang relevan.

3) ELECTRONIC PAYMENTS
Pada sistem Digital shoppingdiperlukan metode untuk pembayaran biaya pengiriman data,biaya produksi dan jasa. Electronic Payments terdiri atas mata uang digital (smart cards dan electronic money) , pembayaran melalui kartu kredit, serta electronic checks.
SMART CARDS telah dibangun dan digunakan oleh berbagai tipe bisnis untuk menyediakan informasi tertentu seperti shopping preferences dan data lainnya. Ada dua tipe smart cards: relationship-based smart cards yang memungkinkan transaksi keuangan dilakukan tapi masih memerlukan penyesuaian rekening di akhir siklus penagihan, dan electronic purses and debit cards yang menyimpan sejumlah uang yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan pelayanan jasa.Setelah setiap transaksi dilakukan , nilai uangnya akan dikurangi dari electronic purse, sehingga tidak perlu lagi penyesuaian rekening.
ELECTRONIC MONEY (sering disebut digital cash atau electronic token) merupakan metode pembayaran secara electronic yang mengemulasikan pertukaran barang dan jasa dengan mata uang yang sebanding. E-Money haruslah berupa bank agar terhindar dari resiko kekurangan dana. Metode ini tidak dapat ditukarkan dengan bentuk lain pembayaran, harus aman dari pencurian, dan harus bisa diakses dari lokasi yang jauh. Pembelian dengan kartu kredit melibatkan transmisi data terenkripsi melalui jaringan. Masalah yang akan muncul dengan sistem ini adalah privasi, kecepatan transaksi dan keamanan.Sekarang juga sudah berkembang dengan system pembayaran melalui rekening Paypal.
ELECTROINIC CHECKS (E-Checks) merupakan mekanisme lainnya untuk pembayaran melalui jaringan computer. Sistem ini dimaksudkan untuk mengemulasikan sistem pemrosesan pembayaran melalui check kertas. Dalam metode ini, server pihak ketiga bertindak sebagai penyedia jasa penagihan bagi para user. E-checks memerlukan digital signature dan jasa authentification untuk memproses secara digital informasi antara pembayar, yang dibayar dan bank.
4) SECURITY SERVICES
Sistem untuk digital shopping harus diamankan dari berbagai ancaman baik dari dalam maupun dari luar, pencurian informasi berharga dan usaha sabotase. Sistem ini harus diamankan dengan sistem security yang dirancang khusus seperti authentication of data dan entitas yang bisa
mengakses sistem, pengendalian akses oleh yang tidak berhak, integritas datam dan nonrepudiation.
5) CONNECTIVITY
Pada lingkungan Digital shopping saat ini, ada peningkatan jumlah client. User bisa menggunakan televisi, radio, computer PC, laptop dan telepon selular untuk mengakses informasi.Sistem digital shopping harus mampu menyesuaikan diri dengan berbagai aplikasi yangberbeda-beda.
6) KEBIJAKAN DAN KETENTUAN HUKUM
Ketentuan hukum dalam dunia digital shopping berhubungan dengan hukum di dunia maya.Ketentuan hukum pada digital shopping yang beraneka ragam seperti Intellectual Property,Perpajakan, Penegakkan Hukum, dan lain sebagainya sampai saat ini masih belum jelas pada dunia industri Digital shopping saat ini.

Begitulah secara umum penjelasan mengenai SISTEM DIGITAL SHOPPING untuk lebih mengenal lagi secara lebih dekat silahkan anda mengunjungi miniaturnya dengan jaringan intranet pada Pameran Komputer COMPUVAGANZA di Jatim Expo 11-16 Juni 2009 yaitu pada Stand Citrajaya Computer atau dapat dilihat contohnya secara online di ‘www.citrajaya.net/produk’ atau bisa di dapat program aplikasinya di berbagai situs open source.

Leave a Reply 5058 views, 2 so far today
Tags:

Related posts

  • No Related Post

2 Responses to “SISTEM DIGITAL SHOPPING”

  1. 2
    Aris Says:

    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada bapak budi prijatmoko,telah mempercayakan networking bapak menggunakan merk TP-LINK,untuk layanan order selanjutnya,bapak bisa langsung call kami atau bisa order melalui Via Yahoo Messenger kami ke:citrajaya_boedi@yahoo.com
    Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas komentarnya.

  2. 1
    Budi Prijatmoko Says:

    Mas Ayies selamat sore.
    Saya yang hari minggu kemarin di pameran beli TL-WN4226 antena wireless, dah dipakai anak saya katanya bagus,  saya jadi kepingin tapi saya ada di Jepara saat ini gimana ya caranya kalau mau beli lagi

Leave a Reply